Seiring dengan perkembangan zaman,
teknologi informasipun ikut berkembang dengan pesatnya. Dengan
perkembangannya tersebut,
berbagai macam kegiatan atau pekerjaan manusia pun sudah
dapat digantikan dengan mesin-mesin otomatis. Pada
awalnya,
manusia harus
mengeluarkan kemampuan fisik yang cukup besar untuk melakukan kegiatan atau pekerjaan, tetapi sekarang sudah tidak lagi. Perkembangan teknologi informasi sudah berkembang
sangat pesat
dan telah dirasakan
memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan manusia.
Dalam
uraian singkat ini akan
dijelaskan secara
ringkas dan sederhana tentang
teknologi informasi, sejarah singkatnya dan beberapa dampak yang mempengaruhi pada beberapa bidang kehidupan
manusia.
Kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi
Perkembangan
kebudayaan manusia menciptakan berbagai kemudahan. Perkembangan budaya itu telah menjadi sebuah alat evolusi yang baru. Budaya sendiri
memiliki beberapa aspek, di antaranya ilmu pengetahuan dan teknologi. Teknologi
berkembang lebih dahulu, semenjak
manusia menggenggam batu dan memakainya sebagai alat. Mula-mula hanya batu alam
yang agak tajam. Lama kelamaan manusia
menemukan cara untuk membuat sendiri batu yang
lebih tajam dan tentunya lebih baik. Cara membuat “kapak” batu ini diteruskan
turun temurun. Begitu pula dengan teknologi
lainnya. Anak manusia selama masa kanak-kanaknya,
masa bergantung kepada manusia dewasa, dapat mempelajari
budaya ini pada waktu luangnya.
Cara hidup berkelompok juga adalah salah satu
budaya yang dikembangkan manusia. Apakah suatu kelompok mampu bertahan atau tidak
ditentukan oleh budaya yang dikembangkan oleh kelompoknya. Kelompok
yang sukses bertahan dan berkembang, yang lemah hilang ditelan waktu atau
dikuasai oleh kelompok yang lebih kuat. Nasib manusia
selamanya tergantung pada kemampuan berpikirnya.
Sejarah dunia telah menunjukkan peradaban yang
lebih maju menaklukkan peradaban yang lebih terbelakang. Yang menang selanjutnya bisa
saja ditaklukkan oleh peradaban lain lagi yang lebih maju.
Kadangkala terjadi pengecualian di mana bangsa barbar mampu menaklukkan
bangsa yang lebih maju seperti pada kasus invasi Mongol pada masa Genghis Khan.
Pada intinya yang kuat bertahan, yang lemah ditaklukkan.
Teknologi bisa menjadi penentu kemenangan yang
berarti. Jika dua suku berperang, satu suku memakai tombak batu dengan perisai
kulit dan yang lain tombak dan perisai perunggu, sudah jelas kemenangan
ada di pihak mana. Hal yang jelas terlihat pada invasi Spanyol ke “Dunia
Baru”, menaklukkan suku liar yang bahkan tidak mengenal kuda dengan pasukan
kavaleri, pedang dan mesiu. Hasilnya mengerikan!
Ilmu pengetahuan, menjadi perintis yang membuat
kemajuan teknologi menjadi lebih pesat dan tak terbayangkan. Ia melampaui
batas-batas praktis ke ranah abstrak yang sulit dijangkau pikiran. Ilmu pengetahuan
sendiri sebenarnya baru berkembang pada dua milenium terakhir. Namun
bisa kita lihat sendiri betapa pesatnya perkembangan yang terjadi pada dua
milenium terakhir ini.
Ilmu pengetahuan pun tidak berjalan linear. Ia
dapat timbul dan tenggelam. Ia hanyut bersama dalam perkembangan peradaban manusia.
Kapal dengan lambung melengkung yang merajai Mediterania di
jaman Yunani kuno hilang ditelan peradaban dan baru ditemukan kembali pada
era eksplorasi pada abad pertengahan.
Rahmat atau kutukan
Ilmu pengetahuan dan teknologi dari awal mulanya
memang diperuntukkan bagi kemudahan hidup manusia. Teknologi menjadi perpanjangan tangan
manusia dalam menaklukkan alam. Ia juga mengubah lingkungan
menjadi lebih enak untuk ditinggali. Bepergian tidak lagi sulit
seperti dulu. Begitu pula dengan komunikasi yang berlangsung
dengan sekejab mata. Di lain pihak manusia semakin bergantung pada teknologi.
Padamnya listrik misalnya, mampu melumpuhkan seluruh aspek kehidupan.
Gaya
hidup pun berubah, Saat
ini banyak orang yang tak mampu hidup tanpa handphone dan
televisi. Kita tidak tahu apakah jari-jari manusia akan kehilangan fungsinya
karena yang dipakai hanya jempol baik untuk mengirim SMS atau bermain
PlayStation.
Persoalan yang lebih besar bahkan lebih banyak.
Kita berhadapan dengan pemanasan global dan juga kepunahan species. Mau
tidak mau harus diakui bahwa manusia berkontribusi atas semua perubahan ini.
Belum lagi perdebatan mengenai kloning, stem cell, dan segala macam
rekayasa genetika. Revolusi informasi menghubungkan seluruh dunia yang membuat
informasi tersebar dengan cepat yang membuat tiada lagi tempat
bersembunyi. Bagaimana kita menyikapi semua ini. Apakah ini rahmat atau
kutukan? Apakah ilmu pengetahuan seperti kotak pandora yang setelah
dibuka tak dapat dikendalikan.
Pengertian
Teknologi Informasi.
Teknologi
Informasi adalah istilah umum yang menjelaskan teknologi apa pun yang membantu manusia
dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengkomunikasikan
dan/atau menyebarkan informasi. Teknologi Informasi menyatukan komputasi dan komunikasi
berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan
video. Contoh dari Teknologi Informasi
bukan hanya berupa komputer
pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan piranti genggam modern (misalnya
ponsel, dan banyak lagi lainnya).
Sejarah
Singkat Teknologi Informasi.
Pada awal sejarah peradaban, manusia bertukar informasi melalui bahasa. Oleh karena itu
banyak ahli menyatakan
bahasa adalah tergolong
teknologi. Bahasa
memungkinkan seseorang memahami informasi
yang disampaikan
oleh orang lain. Tetapi bahasa yang disampaikan dari mulut ke mulut hanya bertahan sebentar
saja, yaitu hanya pada saat si pengirim menyampaikan informasi melalui ucapannya, itu saja. Setelah ucapan itu selesai, maka informasi yang berada di
tangan si penerima
akan dilupakan dan tidak bisa disimpan lama. Selain itu jangkauan suara juga
terbatas. Untuk jarak tertentu, meskipun masih terdengar, informasi yang
disampaikan lewat bahasa suara akan terdegradasi bahkan hilang sama sekali.
Setelah era
teknologi penyampaian informasi seperti
itu, teknologi penyampaian informasi berkembang melalui
gambar. Dengan gambar jangkauan
informasi bisa lebih jauh. Gambar bisa dibawa-bawa dan disampaikan kepada orang
lain. Selain itu informasi yang ada akan bertahan lebih lama. Beberapa gambar
peninggalan zaman purba masih ada sampai sekarang sehingga manusia sekarang
dapat (mencoba)
memahami informasi yang ingin disampaikan pembuatnya.
Ditemukannya
alfabet dan angka arabik memudahkan cara penyampaian informasi yang lebih efisien dari
cara yang sebelumnya. Suatu gambar yang mewakili suatu peristiwa dibuat dengan
kombinasi alfabet, atau dengan
penulisan angka, seperti MCMXLIII diganti dengan 1943. Teknologi dengan alfabet ini memudahkan dalam
penulisan informasi.
Kemudian,
teknologi percetakan memungkinkan pengiriman informasi lebih cepat lagi. Teknologi
elektronik seperti radio, televisi, komputer mengakibatkan
informasi menjadi lebih cepat tersebar di area yang lebih luas dan lebih lama
tersimpan..
Dampak positif dan dampak negatif.
Dampak positif dan negatif dari perkembangan teknologi informasi dilihat dari berbagai bidang:
1. Bidang Informasi dan komunikasi
Dalam bidang informasi dan
komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat. Dari kemajuan itu dapat kita rasakan dampak
positipnya antara lain:
a. Kita akan lebih cepat mendapatkan
informasi-informasi yang akurat
dan terbaru di bumi bagian manapun melalui internet.
b. Kita dapat berkomunikasi dengan
teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan melalui handphone
c. Kita
mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah. Dan lain-lain.
Disamping keuntungan-keuntungan yang
kita peroleh ternyata kemajuan
teknologi tersebut dimanfaatkan juga untuk hal-hal yang negatif, antara
lain:
a. Pemanfaatan jasa komunikasi oleh
jaringan teroris.
b. Penggunaan informasi tertentu dan
situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa disalah gunakan fihak
tertentu untuk tujuan tertentu.
c. Kerahasiaan alat tes semakin
terancam.
Melalui internet kita dapat memperoleh informasi tentang tes psikologi, dan
bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi secara langsung dari internet.
d. Kecemasan teknologi, Selain itu ada
kecemasan skala kecil akibat teknologi komputer. Kerusakan komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai file
penting dalam komputer inilah beberapa contoh stres yang terjadi karena
teknologi. Rusaknya modem internet karena disambar petir.
2. Bidang Ekonomi dan Industri
Dalam bidang ekonomi teknologi
berkembang sangat pesat. Dari kemajuan teknologi dapat kita rasakan
manfaat positifnya antara lain:
a. Pertumbuhan ekonomi yang semakin
tinggi
b. Terjadinya industrialisasi
c. Produktifitas dunia industri semakin
meningkat.
Kemajuan teknologi akan peningkatkan kemampuan produktivitas
dunia industri baik
dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan
reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan
produktivitas dunia ekonomi. Di masa depan, dampak perkembangan teknologi di
dunia industri akan semakin penting. Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan
segera muncul teknologi bisnis yang memungkinkan
konsumen secara individual melakukan kontak langsung dengan pabrik
sehingga pelayanan dapat dilaksanakan secara langsung dan selera individu
dapat dipenuhi, yang lebih penting konsumen tidak perlu pergi ke toko. Persaingan dalam dunia kerja sehingga
menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki. Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan
berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang
diperlukan. Kualifikasi tenaga
kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat.
Akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan
tenaga kerja yang mampu mentransformasikan
pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang selalu berubah tersebut.
Di bidang kedokteran dan kemajauan
ekonomi mampu menjadikan produk
kedokteran menjadi komoditi bisnis.
Meskipun demikian,
ada pula
dampak negatifnya antara lain :
1.
Terjadinya
pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai
dengan yang dibutuhkan.
2.
Sifat
konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan juga melahirkan
generasi yang secara moral mengalami
kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental “instant”.
3. Bidang Sosial dan Budaya
Akibat kemajuan teknologi bisa kita
lihat :
a. Perbedaan kepribadian pria dan wanita. Banyak pakar
berpendapat bahwa kini semakin besar porsi
wanita yang memegang
posisi sebagai pemimpin, baik dalam
dunia pemerintahan
maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya
merupakan pekerjaan pria semakin menonjol. Data
yang tertulis dalam buku Megatrend for Women: From Liberation to Leadership yang ditulis oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt
(1993) menunjukkan bahwa peran wanita dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin banyak wanita yang
memasuki bidang politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri, dan berbagai
jabatan penting lainnya.
b. Meningkatnya rasa percaya diriKemajuan ekonomi di
negara-negara Asia melahirkan fenomena yang menarik. Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah
meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan diri sebagai
suatu bangsa akan semakin
kokoh. Bangsa-bangsa
Barat tidak lagi dapat melecehkan
bangsa-bangsa Asia.
c. Tekanan, kompetisi yang tajam di pelbagai aspek
kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan melahirkan generasi yang
disiplin, tekun dan pekerja keras Meskipun demikian kemajuan teknologi akan
berpengaruh negatip pada aspek budaya:
1.
Kemerosotan
moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan
pada upaya pemenuhan berbagai keinginan material,
telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi “kaya dalam materi tetapi
miskin dalam rohani”.
2.
Kenakalan
dan tindak menyimpang di kalangan remaja semakin
meningkat semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat,
seperti gotong royong dan tolong-menolong telah melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan penting dalam
menciptakan kesatuan
sosial. Akibat lanjut bisa dilihat bersama, kenakalan dan tindak menyimpang di
kalangan remaja dan pelajar semakin
meningkat dalam
berbagai bentuknya, seperti perkelahian, corat-coret, pelanggaran lalu lintas
sampai tindak kejahatan.
3.
Pola
interaksi antar manusia yang berubah Kehadiran komputer pada kebanyakan rumah tangga
golongan menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga. Komputer yang disambungkan
dengan telpon telah
membuka peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia luar. Program internet relay chatting (IRC),
internet, dan e-mail telah membuat orang asyik dengan kehidupannya sendiri.
Selain itu tersedianya berbagai warung internet (warnet) telah memberi peluang
kepada banyak orang yang tidak memiliki
komputer dan saluran internet sendiri untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui
internet. Kini semakin
banyak orang yang menghabiskan waktunya sendirian dengan komputer. Melalui
program internet relay chatting (IRC)
anak-anak bisa asyik mengobrol dengan teman dan orang asing kapan saja.
4. Bidang Pendidikan
Teknologi
mempunyai peran yang sangat penting dalam bidang pendidikan antara lain :
1.
Munculnya
media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat
pendidikan. Dampak dari hal ini adalah guru bukannya satu-satunya sumber ilmu
pengetahuan.
2.
Munculnya
metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam
proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi terciptalah metode-metode baru yang membuat siswa mampu memahami
materi-materi
yang abstrak, karena materi tersebut dengan bantuan teknologi bisa dibuat
abstrak.
3.
Sistem
pembelajaran tidak harus melalui tatap muka
Dengan kemajuan teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos internet dan lain-lain.
Dengan kemajuan teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos internet dan lain-lain.
Disamping itu juga muncul dampak
negatif dalam proses pendidikan
antara lain:
1.
Kerahasiaan
alat tes semakin terancam Program tes inteligensi seperti tes Raven, Differential Aptitudes
Test dapat diakses melalui compact disk. Implikasi dari permasalahan ini adalah, tes psikologi
yang ada akan mudah sekali
bocor, dan pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui internet
tersebut.
2.
Penyalah
gunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kriminal. Kita
tahu bahwa kemajuan di badang pendidikan juga
mencetak generasi yang berpengetahuan tinggi tetapi mempunyai moral
yang rendah.
Contohnya dengan ilmu
komputer yang tingi maka orang
akan berusaha menerobos sistem perbankan dan lain-lain.
5. Bidang Politik
a.
Timbulnya
kelas menengah baru.
Pertumbuhan teknologi dan ekonomi kawasan ini akan mendorong munculnya kelas menengah baru. Kemampuan, keterampilan
serta gaya hidup mereka sudah tidak banyak berbeda dengan kelas menengah di
negara-negera Barat. Dapat diramalkan, kelas menengah baru ini akan menjadi pelopor untuk menuntut kebebasan politik dan kebebasan berpendapat yang lebih besar.
b.
Proses
regenerasi kepemimpinan. Sudah barang tentu peralihan generasi kepemimpinan ini
akan berdampak dalam gaya dan substansi politik yang diterapkan. Nafas
kebebasan dan persamaan semakin kental.
c.
Di
bidang politik internasional, juga terdapat kecenderungan tumbuh berkembangnya
regionalisme. Kemajuan di bidang
teknologi komunikasi
telah menghasilkan kesadaran regionnalisme. Ditambah dengan kemajuan di bidang teknologi transportasi telah menyebabkan
meningkatnya kesadaran
tersebut. Kesadaran itu akan terwujud dalam bidang
kerjasama ekonomi, sehingga regionalisme akan melahirkan kekuatan ekonomi baru.
Kesimpulan
Dari
uraian sederhana diatas dapat disimpulkan bahwa perkembangan
teknologi
informasi merupakan
sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan
teknologi informasi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Perkembangan teknologi informasi akan
terus berkembang karena
manusia tidak pernah merasa puas akan apa yang sudah ada sekarang. Setiap
inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan
aktifitas manusia. Khusus dalam bidang
teknologi informasi masyarakat sudah dapat menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh
inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam perkembangan teknologi informasi. Namun
manusia tidak bisa menipu diri sendiri
akan kenyataan bahwa teknologi informasi mendatangkan berbagai efek negatif
bagi manusia.
Oleh karena itu untuk
mencegah atau mengurangi akibat negatif kemajuan teknologi informasi
tersebut, pemerintah di suatu negara harus membuat peraturan
perundang-undangan atau melalui suatu konvensi internasional yang membahas
tentang etika yang harus dipatuhi oleh pengguna teknologi informasi. Melalui cara itu efek negatif
dapat sedikit dikurangi.
(diterbitkan oleh yayasan AHKAM- Eshar. Draft dasar artikel ini dikutip dari terbitan media online).-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar