Sabtu, 28 September 2013

TEKNIS PEMBUATAN KOMPOS DAN PENGGUNAANNYA


PENDAHULUAN

Kompos merupakan pupuk  dari bahan organik yang  berasal   dari sisa  bahan tanaman  dan kotoran hewan yang telah mengalami  proses  penguraian  oleh mikro organisme  pengurai.
Kompos  dapat dimanfaatkan  untuk  memperbaiki  sifat-sifat tanah  dan mengandung  hara mineral  yang penting  bagi tanaman.
Sisa tanaman , hewan  atau kotoran  hewan, juga  sisa  jutaan  makhluk  kecil  berupa bakteri, jamur, ganggang merupakan  sumber  bahan organik yang  sangat  potensial bagi tanah.
 Peran kompos sangat penting terhadap perbaikan  sifat fisik , kimia dan biologis tanah.  Namun apabila  sisa  hasil  tanaman  tidak  dikelola dengan baik maka akan berdampak  negatif  bagi lingkungan ,    bagi tanaman  mengakibatkan  rendahnya  keberhasilan  pertumbuhan tanaman  karena  perubahan  sifat  hara tanah , atau  sebagai tempat berkembang biaknya  penyakit.
Oleh karena  pentingnya  kompos  sebagai  penambah  hara  dan mudah  didapat  bahan –bahan pembuatannya di sekitar  tempat tingggal petani.   Diharapkan  para petani  dapat  mempraktekkan  sekali gus senantiasa  menggunakannya.


SIFAT KARAKTERISTIK  KOMPOS

Penggunaan  kompos  sebagai pembenah tanah  dapat  meningkatkan kandungan bahan organik  tanah, sehingga  mempertahankan  dan menambah  kesuburan tanah.  Sifat  umum yang dimiliki  kompos  antara  lain
1.      Mengandung  unsur hara  dalam  jumlah  bervariasi  tergantung bahan asal.
2.      Menyediakan  unsur hara  secara  lambat  dalam jumlah  terbatas.
3.      Mempunyai  fungsi  utama  memperbaiki  kesuburan tanah .
            
Sifat  dan fungsi kompos :
Ø  Secara Fisika 
1.    Dapat memperbaiki  struktur  tanah  yang semula  padat menjadi gembur, sehingga  memudahkan pengolahan tanah.
2.    Tanah berpasir  menjadi kompak  dan gembur,   memperbaiki  kondisi  udara dalam tanah,  sehingga proses  fisiologis  di akar menjadi lancar.
3.    Mempertinggi  kemampuan  tanah  untuk  mengikat  air  sehingga  tanah  dapat  lebih banyak   menyediakan air bagi tanaman.
4.    Memberi warna  tanah  menjadi   gelap, sehingga  proses  penyerapan  sinar matahari  lebih  banyak  dan fluktuasi  suhu di dalam tanah  dapat dihindari.

Ø  Secara Kimiawi
1.  Merupakan  sumber hara   makro dan  mikro  mineral  lengkap, meskipun  jumlahnya  relatif  kecil [ unsur N, P, K, Ca, Mg, Zn, Cu,  B,  Mo,  dan Si]
2.  Dalam jangka  panjang  pemberian kompos  dapat memperbaiki  pH  dan meningkatkan hasil tanaman pada tanah masam.
3.  Mengandung  humus [ bunga tanah ]. Tanah yang banyak  mengandung  humus mempunyai  kemampuan menambat  unsur  yang  berguna  bila  dibandingkan  dengan  tanah  mineral         
Ø  Secara Biologi
1.      Penambahan kompos kedalam tanah tidak hanya menambah jutaan organisme, tetapi juga mikroorganisme yang ada yang ada dalam tanah terpacu untuk berkembang
2.      Proses penguraian oleh mikroorganisme   akan menghasilkan  gas CO2 yang dapat  digunakan  untuk fotosintesa tanaman ,sehingga pertumbuhan  tanaman  akan lebih cepat.
3.      Proses  penguraian  Nitrogen dan penambatannya  akan meningkat dengan pemberian bahan organik.
4.      Aktifitas  mikro organisme  di dalam kompos menghasilkan hormon   yang dapat  memacu  pertumbuhan  dan perkembangan akar rambut, sehingga daerah  pencarian hara  lebih luas

FAKTOR - FAKTOR YANG BERPENGARUH PADA PEMBUATAN  KOMPOS

1.    Faktor Udara
Sirkulasi udara akan mempengaruhi aktifitas  mikroba  yang memerlukan  oksigen  selama perombakan  bahan-bahan .  Pembalikan  timbunan  menyebabkan  terjadinya  ruang udara, sehingga   proses  penguraian  berlangsung  cepat akibat  mikroba  lebih aktif.

2.    Faktor Suhu
Kecepatan  mikroba  berkembang biak  pada suhu 65 – 70 C  dan aktifitasnya  berlangsung  aktif. Menjaga  suhu pada pembuatan  kompos sangat  penting agar proses  penguraian  berjalan  merata dan sempurna.
 
3.     Faktor Kelembaban
Kelembaban bahan kompos mempengaruhi kadar air, yang menyebabkan  mempercepat  proses perkembangan  mikroba  pengurai .  Timbunan  kompos  harus  selalu  lembab.

4.       Faktor  Mikroba  Pengurai
Semakin  banyak dan aktif mikroba  pengurai, semakin cepat  proses penguraian Kompos.

5.      Faktor  Jenis  Bahan.
Ukuran  bahan mentah sampai  ukuran tertentu ,   semakin kecil ukuran  potongan  bahan  semakin  cepat waktu  pembusukannya. 

BAHAN PEMBUATAN KOMPOS
-          Dari  sisa hasil pertanian  berupa jerami padi, sekam padi, brangkasan  kedelai,  kulit kacang  tanah , ampas tebu  dll.
-          Pupuk kandang dari kotoran; sapi,  kerbau, ayam, itik,  kuda, kambing  dll.
-          Limbah  kota dari pasar-pasar  atau sampah rumah tangga.


KANDUNGAN  HARA KOMPOS
Dalam  prosentase kondisi lembeb
-   Rasio  C/N        :   23
-   Air                     :   76
-   Abu                   :     1,5
-    N                      :     0,37            
-   Abu                   :     0,03
-    P2O5                :     0,68

CARA  PEMBUATAN KOMPOS
1.    Buat lubang  persegi panjang  5 – 10 x 2 meter
2.    Dalamnya 90 Cm.
3.    Lubang diberi pelindung atap.
4.    Sekeliling  lubang  dibuat selokan air.
5.    Setiap hari  atau sekaligus  segala macam bahan atau  sampah  dimasukkan  ke dalam  lubang  secara merata.
6.    Setelah  itu disiram  air atau kencing  hewan.
7.    Jika  masih ada lagi sampah , berturut-turut  dilakukan  seperti  cara pertama  hingga  tiga lapisan.
8.    Setelah  3 – 4  bulan  bahan telah hancur, kompos telah  dapat digunakan.
  
      PENGGUNAAN  KOMPOS
   
-    Untuk padi sawah diberikan  dengan dosis  15 – 20 ton /Ha, dengan cara disebar pada saat  pengolahan tanah.
-    Untuk  tanaman keras  (tanaman perkebunan   dan  buah-buahan, dicampur  dengan tanah, kemudian  dimasukkan  dalam  lubang tanam  10 – 12 Kg./pohon/tahun.
-    Untuk  tanaman  palawija 15 ton/Ha atau 0,5 – 06 Kg/ lubang  disekitar tanaman  sampai batas tajuk daun atau disebar waktu pengolahan tanah 
  
PENUTUP

            Demikianlah telah kami uraikan tentang karekteristik sifat kompos serta cara pembuatannya. Mudah-mudahan para petani dengan mudah dapat mempraktekkan dan untuk senantiasa menggunakan kompos untuk memenuhi kebutuhan hara tanamannya. (Eshar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar