Selasa, 15 Oktober 2013

MUTIARA HIKMAH



MUTIARA HIKMAH
Sdr. Pembaca.
Rubrik ini menyajikan  firman Allah atau hadis Rasul yang dapat menambah pengetahuan kita untuk mengokohkan iman, memperdalam amal sehingga menjadi orang yang taqwa.
Saat Rasul duduk dalam halaqah zikir beliau bersabda : “Dia mengerjakan amal ini secara sederhana dan dia diberi pahala yang banyak” atau pada riwayat yang lain : “suatu amalan yang mudah dan sederhana namun pahalanya besar” . Seorang sahabat nabi sedang melewati halaqah majlis tersebut, ia berkementar “alangkah murahnya hati dalam hal ini”.
Umar bin Al-Khaththab tidak mendengar Rasul menyampaikan hadis tersebut, maka oleh para sahabat membaritahunya. Bahkan Abdullah bin Umar yang banyak meriwayatkan hadis juga diberitahu sahabat tentang hadis ini. Abi Hurairah meriwayatkan hadis yang  di dalamnya terdapat penjelasan tentang disebutkan “pahala yang besar dari amalan yang sedikit”, sehingga  Abdullah bin Umar merasa keheranan dan hanya bisa berkata; “Abu Hurairah telah berbuat terlalu banyak untuk kita”, artinya Abdullah bin Umar meragukan apa yang disampaikan oleh Abi Hurairah. Akan tetapi, apa yang disampaikan oleh Abu Hurairah tersebut ditanyakan kepada Sayyidatina Aisyah dan beliau membenarkannya. Salah satu  amalan yang dibaca setiap waktu yang dinilai ringan dalam bacaan tetapi berat dalam timbangan pahalanya adalah “Subhanallahil ‘adhim, Subhanallahi wa bihamdihi” Untuk mencari pahala dan ridha Allah Rubrik ini dibuka sehingga  firman Allah dan hadis Rasul dengan mudah dapat anda ketahui. Salam.

Redaksi.

(1)        Perihal Wudhu’.

Uqbah bin Amir melihat Rasulullah berdiri sambil berkata kepada orang-orang.  Aku mendengar dari Sabda Beliau;
Sabda Nabi Muhammad SAW:  “Ma min muslimin yatawadhdha u, fayuhsinu wudhu ahu, tsumma yaqumu, fayushalli rak ’ataini, muqbili ‘alaihima biqalbihi wawajhihi, illa wa jabat lahul jannah”.
Artinya : Tidaklah seorang muslim mengambil wadhu’ lalu membaguskan wudhu’nya, kemudian berdiri dan shalat dua rakaat, menghadap dengan hati dan wajahnya, melainkan ia mendapat balasan syurga.
Uqbah bekata, betapa murah hati hal ini. Tiba-tiba ada seorang dihadapanku berkata, yang sebelum itu jauh lebih bermurah hati lagi. Aku memandang kepada sumber suara itu, ternyata dia adalah Umar Ra. Umar menyampaikan kepadaku, Rasul bersabda: “ Tidaklah salah seorang diantara kalian mengambil wudhu’, kemudian berkata “aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba Allah dan Rasulnya”, melainkan dibukakan baginya pintu-pintu syurga yang berjumlah delapan, dia bisa masuk dari pintu mana yang dia sukai” (Hadis ini diriwayatkan oleh Muslim).
Menurut Imam An Nawawy yang ditulis beliau dalam kitab beliau Shahih Muslim Bisyarhin Nawawiy, menjelaskan tentang sabda Rasul “ kemudian berdiri dan shalat dua rakaat menghadap dengann hati dan wajahnya”, bahwa maksud hati dan wajah merupakan wakil dari berbagai jenis ketundukan dan kekhusyukan, karena tunduk itu dilaksanakan oleh anggota tubuh dan khusyu’ itu di dalam hati. Begitulah menurut pendapat jamaah ulama, kata Nawawiy. Selanjutnya beliau menjelaskan tentang perkataan Uqbah tentang : “betapa murah hati dalam hal ini” maksudnya adalah; faedah, kabar gembira, atau ibadah ini. Kemurahannya bisa dilihat dari beberapa sisi, karena amalannya mudah dan sederhana, setiap orang bisa melakukannya, sementara pahalanya amat besar.
Menurut  Iman  An- Nawawiy hadis ini bisa dipadukan dengan hadis yang diriwayatkan oleh At- Thirmizi secara muttashil : “Allahummaj ’alni minattauwwabina waj ’alni minal mutadhahhirin”.  Artinya:  Ya Allah masukkanlah aku keda lam golongan orang-orang yang bertaubat dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang bersuci”.
Bisa juga ditambah dengan  hadis yang diriwayatkan oleh An-Nasa ‘iy di dalam kitabnya  Amalul yaum wal laillah, secara marfu’: “Subhanakallahumma wa bihamdika, Asyhaduanlailahailla Anta Wahdaka la syarikalaka, Astaghfiruka wa atubu ilaika”.  Artinya, Maha suci Engkau ya Allah, dan dengan memuji Mu aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau yang tiada sekutu bagi Mu, aku memohon ampunan dan taubat kepada Mu. (Eshar).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar